Polemik keistimewaan Yogyakarta disbut-sebut hanya sebagai test case untuk mengetahui respons masyarakat. Jika hal itu benar adanya, diprediksi akan berdampak buruk bagi kepentingan politik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Demikian disampaikan anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dalam diskusi Keistimewaan DIY dan Amandemen UUD 1945, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/12/2010).
“Seandainya prediksi itu benar bahwa persoalan RUU DIY ini adalah test case dan akhirnya selesai begitu saja, maka SBY bunuh diri, karena dia tidak akan dipercaya oleh rakyat,” kata Ganjar.
Sebab, kata dia, seharusnya polemik keistimewaan DIY itu tidak usah diperpanjang dan pemerintah harus serius dengan melakukan pendekatan persuasif. “Bukan dengan alasan yang lain,” tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi pernah membantah bahwa isu RUU Keistimewaan DIY digulirkan untuk test case. Gamawan berdalih, polemik tersebut muncul dari penjelasan Presiden yang tidak dipahami secara luas oleh masyarakat.
Menurut Gamawan, ketegangan antara Yogya dengan pusat lebih disebabkan adanya misinterpretasi tentang RUU tersebut.
RSS Feed
Twitter
Facebook
0 komentar:
Posting Komentar