detikcom |
- BNPB: Drainase Buruk Penyebab Banjir di Perumahan Harapan Indah Bekasi
- WHO: Wabah Corona Meningkat Tiba-tiba di Dunia, Sangat Memprihatinkan
- Pria Aceh Tamiang Bacok Tetangga Gegara Ribut soal Parit
- KPK Tak Akan Musnahkan Hasil Sadapan 36 Kasus yang Dihentikan
- Anaknya Korban Perundungan, Ini Pesan Sang Ayah ke Pem-bully Rasis di Jaksel
- Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kampar, Diduga Korban Pembunuhan
- Prabowo-Menhan UEA Teken Perjanjian Kerja Sama di Bidang Pertahanan
- Pengacara Nurhadi cs Persoalkan SPDP, KPK: Penyidik Bekerja Sesuai Aturan
| BNPB: Drainase Buruk Penyebab Banjir di Perumahan Harapan Indah Bekasi Posted: 24 Feb 2020 10:58 AM PST BNPB mengatakan banjir di Perumahan Harapan Indah, Bekasi diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi. Banjir juga diakibatkan oleh buruknya sistem drainase.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| WHO: Wabah Corona Meningkat Tiba-tiba di Dunia, Sangat Memprihatinkan Posted: 24 Feb 2020 10:40 AM PST "Peningkatan kasus corona secara tiba-tiba di Italia, Iran dan Republik Korea sangat memprihatinkan," ujar Tedros.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Pria Aceh Tamiang Bacok Tetangga Gegara Ribut soal Parit Posted: 24 Feb 2020 09:54 AM PST Pelaku ditegur korban karena parit milik pelaku yang sedang dibersihkan itu menerobos lahan milik korban. Akibat insiden ini, korban mengalami luka-luka.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| KPK Tak Akan Musnahkan Hasil Sadapan 36 Kasus yang Dihentikan Posted: 24 Feb 2020 09:45 AM PST "Pemusnahan hasil penyadapan menurut UU KPK memang ada di Pasal 12D, di sana ada dimusnahkan ketika tidak berhubungan dengan pembuktian...," ujar Ali Fikri.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Anaknya Korban Perundungan, Ini Pesan Sang Ayah ke Pem-bully Rasis di Jaksel Posted: 24 Feb 2020 08:56 AM PST "Kita ini bangsa Indonesia, kita ini NKRI, kita harus bersatu, gitu aja," kata ayah korban.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kampar, Diduga Korban Pembunuhan Posted: 24 Feb 2020 08:42 AM PST Mayat pria tanpa identitas ditemukan warga Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Jasad tersebut diduga korban pembunuhan.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Prabowo-Menhan UEA Teken Perjanjian Kerja Sama di Bidang Pertahanan Posted: 24 Feb 2020 08:28 AM PST "Diplomasi pertahanan perlu dibangun lebih kuat lagi, terutama untuk hadapi dinamika global," ujar Brigjen TNI Totok.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Pengacara Nurhadi cs Persoalkan SPDP, KPK: Penyidik Bekerja Sesuai Aturan Posted: 24 Feb 2020 08:17 AM PST "Penyidik selalu hati-hati dan menjalankan seusai aturan-aturan hukum acaranya," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| You are subscribed to email updates from news.detik. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
BNPB mengatakan banjir di Perumahan Harapan Indah, Bekasi diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi. Banjir juga diakibatkan oleh buruknya sistem drainase.
"Peningkatan kasus corona secara tiba-tiba di Italia, Iran dan Republik Korea sangat memprihatinkan," ujar Tedros.
Pelaku ditegur korban karena parit milik pelaku yang sedang dibersihkan itu menerobos lahan milik korban. Akibat insiden ini, korban mengalami luka-luka.
"Pemusnahan hasil penyadapan menurut UU KPK memang ada di Pasal 12D, di sana ada dimusnahkan ketika tidak berhubungan dengan pembuktian...," ujar Ali Fikri.
"Kita ini bangsa Indonesia, kita ini NKRI, kita harus bersatu, gitu aja," kata ayah korban.
Mayat pria tanpa identitas ditemukan warga Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Jasad tersebut diduga korban pembunuhan.
"Diplomasi pertahanan perlu dibangun lebih kuat lagi, terutama untuk hadapi dinamika global," ujar Brigjen TNI Totok.
"Penyidik selalu hati-hati dan menjalankan seusai aturan-aturan hukum acaranya," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri.
RSS Feed
Twitter
Facebook
0 komentar:
Posting Komentar